berkebun
Sedang memuat....Prediksi Harga Daging Sapi Lebaran 2017....

Prediksi Harga Daging Sapi Lebaran 2017

Prediksi harga daging sapi lebaran 2017 nampaknya masih akan bertengger di kisaran harga yang cukup tinggi. Bahkan tidak hanya harganya saja yang tinggi, lonjakan permintaan daging sapi membuat pasokan daging sapi juga mengalami penurunan.

Pada awal tahun 2017 lalu, stok awal daging saping mencatatkan angka 60.502 ton, kemudian produksi daging lokasl sendiri mencapai angka 36.642 ton. Dengan kebutuhan sekitar 56.569, maka diperkirakan masih ada surplus bulanan 40.575 ton.

Namun sayangnya, pada bulan Mei mendatang, diperkirakan stok daging hanya tersisa 15.745 ton dengan tambahan produk daging lokasl sekitar 36.318 ton. Hal ini tentunya cukup kecil jika dibandingkan dengan perkiraan kebutuhan menjelang puasa yang mencapai 56.117 ton. Dengan demikian devisit yang terjadi ialah 4.054 ton dan akan berlanjut ke bulan Juni hingga 21.107 ton.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah pun dituntut untuk mencari jalan keluar. Salah satu hal yang dapat dilakukannya ialah dengan mengimport daging sapi. Sayangnya, import daging sapi ini nampaknya belum mampu menurunkan harga daging sapi per kilo hari ini. Pasalnya, jika Presiden Joko Widodo berharap daging tersebut mampu turun di kisaran harga Rp 80.000 per kilogram, rupanya daging sapi import tersebut relatif stabil di kisaran Rp 120.000 per kilogram.

Bahkan, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan juga mengungkapkan hal yang demikian. Ia memprediksi bahwa daftar harga daging sapi di pasar tradisional ini akan bertengger di kisaran harga Rp 120.000 per kilogram atau malah bahkan bisa lebih.

Seperti yang kita ketahui, daging sapi merupakan salah satu bahan makanan yang biasa dan umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Bahkan ketika mendekati puasa atau lebaran, permintaan akan daging ini cenderung meningkat karena minat masyarakat yang cenderung tinggi.

Berikut harga daging sapi di beberapa wilayah di Indonesia :

Kota Harga
Daging Sapi di Medan Rp. 130.000,-/kg
Daging Sapi di Bandung Rp. 122.000,-/kg
Daging Sapi di Kota Bekasi Rp. 120.000,/kg
Daging Sapi di Kota Cirebon Rp. 120.000,-/kg
Daging Sapi di Kota Depok Rp. 110.000,-/kg
Daging Sapi di Bogor Rp. 100.000,-/kg
Daging Sapi di Tasik Malaya Rp. 110.000,-/kg
Daging Sapi di Suka Bumi Rp. 110.000,-/kg
Daging Sapi di Kota Depok Rp. 110.000,-/kg
Daging Sapi di Bogor Rp. 100.000,-/kg
Daging Sapi di Tasik Malaya Rp. 110.000,-/kg
Daging Sapi di Suka Bumi Rp. 110.000,-/kg

Bahan makanan yang tak kalah dicarinya ketika menjelang bulan puasa ialah daging ayam. Harga daging ayam di bulan-bulan ini berada dalam kisaran harga yang tidak stabil, kadang naik atau kadang pula mengalami penurunan. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat waktu panen dari ayam yang cenderung berbeda tiap wilayah, terlebih lagi adanya gagal panen jelas mengakibatkan harga ayam di pasaran mengalami kenaikan karena stoknya yang cenderung minim.

Bahkan, ketika menjelang bulan puasa, permintaan masyarakat akan daging sapi tidak sebanding dengan ketersediaan stok yang ada. Sama halnya dengan daging sapi, permintaan masyarakat akan daging ayam ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Berbicara mengenai harganya, pada bulan ini, di beberapa wilayah di Indonesia sendiri masih menikmati harga daging ayam antara Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per kilogramnya, setelah di bulan sebelumnya, harga bahan pokok tersebut menyentuh angka Rp 28.000 per kilogram. Namun harga ini dipastikan akan semakin naik menjelang musim lebaran, bahkan bisa bertengger di kisaran harga Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogramnya.

Di akhir bulan April 2017 ini, harga daging sapi di Giant cenderung sedikit turun. Untuk daging soup sendiri dibanderol seharga Rp 11.990 per 100 gram usai sebelumnya dibanderol Rp 15.690. Sedangkan untuk daging rendang sendiri dibanderol dengan harga Rp 12.990 usai didiskon 7% dari harga awal Rp 13.990.

Harga daging sapi 2017 memang cenderung akan menetap di atas Rp 100.000. Hal ini bukan tanpa alasan, sesuai dengan perhitungan harga sapi hidup yang saat ini harganya mencapai Rp 45.000 tiap kilogramnya. Terlebih lagi, daging kerbau import saat ini juga mulai masuk ke pasar tanah air.

Tidak hanya itu, pelonjakan harga tersebut juga disebabkan minimnya stok daging sapi yang dimiliki oleh perusahaan penggemukan, sehingga suplai daging terus mengalami penipisan. Harga daging sapi impor sendiri berada di kisaran harga Rp 120.000. Tingginya harga daging sapi impor ini rupanya tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga sapi lokal.

Penyebab lain tingginya harga daging sapi di pasaran ialah belum adanya pemetaan kebutuhan daging sapi nasional yang detail dan jelas. Akibatnya, penyuplai pun kadang kala masih memainkan strategi mafia importir dan pedagang besar.

Sementara itu, harga hati sapi 1 kg di giant sendiri sempat mengalami penurunan menjadi Rp 19.990 dari harga awal Rp 2.999 per 100 gramnya. Namun, harga tersebut tentunya tergantung dari kualitas hati sapi tersebut. Mengingat di giant sendiri, ada hati sapi yang memang dibanderol dengan harga yang lebih tinggi, yakni sekitar Rp 6.000an untuk tiap 100 gramnya.

Untuk harga daging sapi di Hypermart sendiri memang tidak jauh berbeda. Untuk harga daging rendang dan iga sapi dibanderol dengan harga Rp 8.290 tiap 100 gramnya. Kemudian untuk daging giling dibanderol seharga Rp 8.290 per 100 gram. Sedangkan untuk daging semur atau daging rawon, Anda perlu merogoh kocek sekitar Rp 8.690 untuk tiap 100 gram.

Prediksi Harga Daging Sapi Lebaran 2017 | rafa | 4.5