Tunggu, sedang memuat. . .

Cara Menanam Kacang Hijau Dengan Baik Dan Benar

Cara Menanam Kacang Hijau Dengan Baik Dan Benar – Kacang Hijau atau yang sering akrab dipanggil Kacang Ijo merupakan sejenis kacang – kacangan yang hidup dengan baik di daerah tropis. Kacang Hijau yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Kacang Hijau juga bisa diolah menjadi bubur kacang hijau, atau bisa diolah menjadi Sari Kacang Hijau.

Kacang Hijau memiliki banyak manfaat bagi tubuh. seperti halnya kandungan sumber protein nabati yang tinggi, mengandung mineral kalsium dan fosfor yang dapat menguatkan tulang. Kacang Hijau juga rendah lemak sehingga makanan atau minuman dari olahan Kacang Hijau tidak mudah berbau.

Kacang Hijau bakal tumbuh optimal jika ditanam pada tanah bertekstur liat berlempung yang tak sedikit mengandung bahan organik, aerasi, dan drainase yang baik. Dan juga pada struktur tanah yang gembur dengan pH 5.8 – 7.0 optimal 6.7. Kacang Hijau sangat menyukai iklim yang bercurah hujan optimal yakni 50 – 200 mm/bulan dengan temperatur 25 – 27 0C dan kelembaban udara antara 50 – 80%, serta memperoleh sinar matahari ang cukup.

Ada baiknya memlakukan persiapan tanah atau lahan terlebih dahulu sebelum proses penanaman. Langkah ini dilakukan untuk menunjang tumbuh kembang kacang hijau yang akan ditanam. Sebaiknya, kelolah terlebih dahulu tanah bekas penanaman padi (sawah), tanh bekas penanaman jagung ataupun lahan kering. Setelah itu cangkul tanahnya sedalam 15 – 20 cm agar subur.

fe760-caramenanamkacanghijauyangbenar

Waktu untuk Penenaman
Kacang Hijau yang ditanam di tahah tegalan (lahan kering yang baru mau ditanami) sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Sedangkan Kacang Hijau yang akan ditanam pada lahan bekas sawah, sebaiknya dilakukan pada musim kemarau setelah panen padi.

Proses Penanaman
Siapkan tanah yang telah dilubangi 3 – 5cm. Beri jarak lubang 40 cm x 10 cm atau 40 am x 15 cm. Kemudian isi setiap lubang dengan 2 – 4 biji kacang hijau. Jika sudah tutup kembali benih tersebut dengan tanah.

kacang-hijau

Proses Pemupukan dan Pengairan
Pada daerah tanah yang kering menggunakan pupuk NPK. Pada tanah yang tidak terlalu subur, beri 45 kg Urea + 45 – 90 kg TSP + 50 kg KCL/ha. Selain itu, pemberian pupuk kompos dan pupuk urea dapat membantu menahan air dalam tanah. Tidak perlu dilakukan pemupukan pada lahan bekas penanaman padi (sawah).

Untuk pengairan, penyiraman intensif hanya dilakukan di awal penanaman dan perkecambahannya sebelum berbunga dan membentuk polong. Kacang Hijau tidak perlu banyak disiram karena tanaman ini tahan akan kondisi tanah yang kering.

Penyiangan
Karena Kacang Hijau merupakan tanaman yang mudah terserang gulma, maka proses penyiangan sebaiknya dilakukan serutin mungkin. Sekitar dua kali selama seminggu atau empat minggu.

Pengendalian Hama dan Penyakit
Jika hama tidak dapat dikendalikan, fungisida dan pestisida merupakan pilihan yang baik. Hama yang menyerang Kacang Hijau adalah lalat kacang, kutu strips, pluisida chalsites (ulat), atau meruca testualitis. Sedangkan penyakit tanaman kacang hijau biasanya adalah bercak daun atau Cercospora Canescens.

Panen
Kacang Hijau yang siap panen ditandai dengan perubahan warna dari hijau menjadi coklat kering bahkan hitam pada polongnya atau berusia sekitar 58 – 85 HST. Kacang Hijau dipanen dengan cara dipetik. Apabila panen ditunda terlalu lama, maka polongnya akan pecah dan terkelupas. Dan panen kedua dapat dilakukan dalam jarak 3 – 5 hari.

kacang-hijau

Demikian cara menanam kacang hijau dengan benar dan baik

Cara Menanam Kacang Hijau Dengan Baik Dan Benar | varizi | 4.5