Tunggu, sedang memuat. . .

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Untuk Menanam Sayuran

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Untuk Menanam Sayuran – Bagi pecinta kegiatan bercocok tanam namun tidak mempunyai lahan yang cukup, metote hidroponik adalah salah satu cara yang bisa dipilih. Cara menanam hidroponik dengan media air tidak membutuhkan lahan yang luas. Semua peralatan yang diperlukan juga dapat dengan mudah kita temui di sekitar kita. Cara menanam tersebut sudah cukup populer di kalangan masyarakat, khususnya di daerah perkotaan.

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air (bp4kgresik)

Salah satu cara menanam hidroponik dengan media air adalah dengan sistem rakit apung. Penamaan rakit apung merujuk pada cara menanam yaitu diapungkan di atas larutan yang berisi nutrisi untuk tanaman. Styrofoam biasanya digunakan sebagai pengapungnya dan dilubangi seukuran netpot yang akan digunakan. Metode ini cukup sederhana dan cocok untuk pemula. Skalanya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sistem ini hampir mirip dengan metode wick hanya saja tidak melibatkan adanya sumbu dan kecepatan tumbuh tanaman lebih tinggi. Tetapi metode ini tidak cocok jika diterapkan di luar ruangan karena ada kemungkinan nutrisi akan bercampur dengan hujan. Selain itu, apabila akar kekurangan oksigen,maka akan menjadi cepat busuk. Namun, metode ini juga memiliki kelebihan karena lebih toleran jika listrik untuk aerator mati. Dan lagi pembuatannya pun cukup mudah serta murah. Tanaman seperti sawi, bayam, selada dan tanaman daun lainnya sangat cocok untuk ditanam menggunakan metode ini. Untuk kali ini yang akan kita gunakan contoh adalah sawi.

Prinsip cara menanam hidroponik dengan media air dan sistem apung ini membuat akar akan secara langsung mendapat kontak dengan larutan nutrisi selama 24 jam sehingga dapat menyerap hara yang ada secara instan. Tetapi karena akar selalu berada di dalam air, maka kebutuhan oksigen harus diperhatikan. Penggunaan aerator bisa dijadikan solusi. Bahan-bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:

1. Wadah atau kontainer dengan kedalaman kurang lebih 20-70 cm. Agar tidak cepat ditumbuhi lumut, pilihlah wadah yang berwarna gelap.
2. Styrofoam. Bahan ini berfungsi sebagai papan apung, setidaknya ketebalan yang dibutuhkan adalah 3-5cm.
3. Kemudian bahan selanjutnya adalah air stone. Gunakan air stone yang memiliki panjang sekitar 20-30 cm. Biasanya air stone sudah satu paket dengan aerator.
4. Bahan terakhir adalah mesin untuk menambah oksigen dalam air yaitu aerator. Pilih yang berdaya 2W. Atau bisa lihat gambar berikut ini :

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Sederhana

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air (kebunhidro)

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Untuk Sayuran

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Untuk Sayuran (newpanchids)

Cara menanam hidroponik dengan media air dimulai setelah benih sudah melalui masa semai. Pengecambahan biasanya membutuhkan waktu 3 hari. Kemudian setelah berkecambah,baru kita pindahkan ke panel tanam. Untuk pemeliharaan, semprot bibit dengan menggunakan pupuk daun setiap 4 hari sekali. Selanjutnya isi kolam tanam dengan larutan nutrisi dan apungkan panel tanam di atasnya. Air nutrisi perlu diganti setiap seminggu sekali. Pastikan tidak ada air nutrisi bekas yang masih tertinggal di dalam wadah. Waktu panen adalah saat sawi berumur 4-6 minggu.

Baca juga : Artikel Cara Menanam Hidroponik Sederhana yang Berkualitas

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Untuk Menanam Sayuran | kebun | 4.5