Tunggu, sedang memuat. . .

Cara Menanam Dan Teknik Menanam Cabe Rawit

 Cara Menanam Dan Teknik Menanam Cabe Rawit – Tanaman Yang banyak dibudidayakan di daratan rendah ini cocok dikembangkan di daerah tropis dengan ketinggian 0-500 meter dpl.di indonesia cabe rawit sangat beragam dan lebih tahan terhadap hama dari pada cabe besar.artikel kali ini akan membahas bagaimana cara menanam jahe serta teknik yang tidak boleh dilewatkan.

cara-menanam-cabe-rawit-secara-organik

 

1.Mempersiapkan benih

untuk memilih bibit cabe pilihlah bibit yang berkualitas.dan pilih benih dengan kondisi lahan yang telah tersedia.pilihlah tanaman yang sehat untuk diambil bijinya .potong buah dari tanaman cabe rawit potonglah secara membujur untuk menghasilkan tanaman cabe yang berkualitas pilihlah biji bagian tengah.lalu rendam dalam air lalu pilih biji yang tidak mengambang dalam rendaman air tersebut.simpan benih di tempat yang memiliki sirkulasi udara dan kering,benih cabe rawit bisa bertahan lama apabila cara penyimpanannya benar.

2.Penyemaian Benih

benih cabe harus disemaikan dahulu hindari dari terik matahari langsung dan air hujan.untuk media tersamaian terdiri dari campuran tanah,pupuk kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 aduk secara merata untuk sebagai wadah anda bisa menggunakan polybag atau pot berukuran 5×10.untuk merangsang pertumbuhan benih cabe rawit rendam benih dalam air hangat selama 6 jam lalu masukkan benih ke dalam media tanam jangan lupa tutup juga dengan media tanam.

lakukan penyiraman setiap pagi dan sore.setelah 2 minggu biasanya benih cabe rawit akan tumbuh menjadi bibit cabe rawit.ciri ketika bibit cabe rawit sudah bisa dipindahkan adalah setelah bibit berdaun 4-6 helai atau kira kira berumur 1,5 bulan

3.Pengolahan Tanah Dan Penanaman

untuk menghasilkan cabe yang berkualitas pengolahan tanah juga perlu diperhatikan seperti apabila tanah terlalu asam anda bisa menambahkan kapur pertanian atau dolomit hal itu penting untukmenjaga unsur hara yang ada di dalam kandung tanah. buatlah bedengan lebar 100 sampai 110 cm dengan tinggi 30 sampai 40 cm untuk panjang mengikuti lahan yang telah tersedia. berikan jarak antar bedengan selebar 60 cm.campurkan bubuk organik sebanyak 15-20 ton/ha.untuk meningkatkan penestrasi sinar matahari dan sirkulasi udara buatlah lubang tanam dengan jarak 50-60cm lalu buat juga jarak antara lubang tanam antar baris sekitar 60 cm.setelah itu anda bisa memindahkan bibit kedalam lubang tanam dengan menlepas polybag kemudian siram dengan air untuk menjaga kelembapannya.

gambar-cara-menanam-cabe-merah

4.Perawatan tanaman cabe rawit

untuk proses perawatan tanaman cabe rawit anda bisa melakukan penyiraman secara rutin itupun diperlukan saat musim kemarau jika tanaman cabe rawit terlalu kering tanaman akan berpotensi mati. anda bisa juga merendam bendengan untuk mendapatkan pengairan proses merndam bedengan ini dapat dilakukan setiap 2 minggu sekali.perawatan lain yang harus dilakukan adalah pemupukan untuk pemupukan bisa anda lakukan ketika tanaman berusia 1 bulan sejak bibit ditanam.berkan juga pemupukan susulan setelah musim panen anda bisa memberikan pupuk cair yang berjenis kompos sebanyak 500-700gram untukmengoptimalkan pertumbuhan anda bisa mencampurkan ure dan NPK pada tanaman cabe rawit tersebut.tidak lupa anda lakukan penyiangan agar tercegah penyakit dan tanaman liar seerti gulma.

5.Pemanenan cabe rawit

cabe rawit bisa dipanen pada berumur 2,5 sampai 3 bulan.tanaman cabe rawit bisa bertahan sampai 24 bulan .akan tetapi produktivitasnya semakin rendah apabila tanaman cabe rawit semakin tua.untuk teknik pemanenannya anda bisa melakukan nya pada pagi hari dan petiklah buah beserta tangkainya.buah cabe rawit yang berkualitas bentuknya ramping padat dan berisi biasanya diharhagai lebih tinggi dipasar

281111-ajb-bisnis-02-cabe-rawitb

Demikianlah artikel yang membahas tentang cara menanam cabe rawit dan teknik yang arus dilakukan

Baca juga : Cara Dan Teknik Menanam Bunga Mawar Dengan Pot

Cara Menanam Dan Teknik Menanam Cabe Rawit | varizi | 4.5